Cara Menuntaskan Soal-Soal Matematika Wacana Operasi Hitung Pada Bilangan Lingkaran

September 26, 2018
Berikut merupakan materi pelajaran matematika yaitu Cara Menyelesaikan soal-soal matematika perihal operasi hitung pada bilangan bulat.
Materi operasi hitung untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama mencakup operasi hitung pada bilangan asli, bilangan cacah, bilangan bulat dan bilangan pecahan. Secara teknik perhitungan operasi hitung pada bilangan orisinil dan cacah sudah tercakup dalam bilangan bulat. 
Secara umum kesulitan yang sering ditemui siswa dikala mempelajari materi ini yaitu pada operasi penjumlahan dan pengurangan, sedang pada operasi perkalian, pembagian, perpangkatan dan akar relatif lebih gampang dipahami alasannya yaitu hanya menyangkut perubahan tanda (+ atau -).

1. Penjumlahan pada bilangan bulat.

Contoh perhitungan : 
    a. 2 + 3 = 5
    b. 2 + (-3) = -1
    c. -2 + 3 = 1
    d. -2 + (-3) = -5
  • contoh pertama dan keempat tentu lebih gampang dipahami : 2 + 3 = 5 dan -2 + (-3) = -5 kedua penjumlahan ini menghasilkan angka yang berlawanan kasatmata 5 dan negatif 5.
  • contoh kedua dan ketiga penjumlahan bilangan dengan tanda berbeda : pada dikala menjumlahkan perhatikan mana yg lebih banyak (+ atau -) akan memilih tanda pada hasil penjumlahannya. 2 + (-3) ==> 2 kasatmata ditambah 3 negatif (berarti lebih banyak negatif) maka akibatnya merupakan selisihnya yaitu negatif 1) 
    Sedangkan -2 + 3 ==> 2 negatif ditambah 3 kasatmata (lebih banyak positif) akibatnya merupakan selisihnya yaitu kasatmata 1 
    Contoh lain :
  • 23 + (-12) = 11 (selisih kasatmata 23 dan negatif 12 yaitu kasatmata 11)
  • 15 + (-24) = -9 (selisih kasatmata 15 dan negatif 24 yaitu negatif 9)
  • -30 + 8 = -22 (selisih negatif 30 dengan kasatmata 8 yaitu negatif 22)

2. Pengurangan pada bilangan bulat

Untuk mempermudah memahami operasi pengurangan, kita coba bandingkan dengan operasi pejumlahan berikut :
   a. 2 - 3 = -1                 2 +(-3) = -1
   b. 2 - (-3) = 5               2 + 3 = 5
   c. -2 - 3 = -5                -2 + -3 = -5
   d. -2 - (-3) = 1             -2 + 3 = 1
kesimpulan : operasi pengurangan sama akibatnya dengan operasi penjumlahan memakai lawan bilangan ke 2
      bilangan 1       operasi       bilangan 2           hasil
a.   kasatmata 2               -              positif 3               negatif 1
      kasatmata 2               +             negatif 3              negatif 1
b.   kasatmata 2               -              negatif 3              kasatmata 5
      kasatmata 2               +              positif 3              kasatmata 5 
c.   negatif 2              -              positif 3               negatif 5                 
      negatif 2              +             negatif 3              negatif 5
d.   negatif 2              -              negatif 3              kasatmata 1
      negatif 2              +             positif 3               kasatmata 1

3. Perkalian pada bilangan bulat

pola :
  1. 2 x 3 = 6
  2. 2 x (-3) = -6
  3. -2 x 3 = -6
  4. -2 x (-3) = 6
Keempat operasi perkalian menghasilkan angka yg sama yaitu 6 hanya berbeda tanda ==> pola a dan d yaitu perkalian dua bilangan dengan tanda sama (+ kali + dan - kali -) menghasilkan bilangan positif; sedangkan pola b dan c yaitu perkalian dua bilangan dengan tanda berbeda (+ kali - dan - kali +) menghasilkan bilangan negatif. Kesimpulan + kali + = +                    + kali - = -
- kali -  = +                     - kali + = -

4. Pembagian pada bilangan bulat

pola :
  1. 6 : 2 = 3
  2. 6 : (-2) = -3
  3. -6 : 2 = -3
  4. -6 : (-2) = 3
Pembagian bilangan bundar memakai hukum yang sama dengan perkalian ==> + bagi + = +; - bagi - = +; + bagi - = -; - bagi + = -

 5. Operasi hitung adonan pada bilangan bulat

Urutan perhitungan pada soal dengan operasi adonan pada bilangan bundar :
  1. Jika terdapat tanda kurung, maka hitung lebih dahulu di dalam tanda kurung.
  2. Berikutnya lakukan operasi perpangkatan atau akar, perkalian atau pembagian. 
  3. Terakhir lakukan operasi penjumlahan atau pengurangan.
Contoh :
  • -2 + 3 x 4 - 8 : 22 = -2 + 12 - 8 : 4 = -2 + 12 - 2 = 8
  • (-2 + 3) x (4 - 8) : 22 = 1 x (-4) : 4 = -4 : 4 = 1

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar