Memahami Sifat-Sifat Bilangan Bulat

September 26, 2018

 Memahami Sifat-sifat bilangan bulat

Adik-adik niscaya sudah hafal diluar kepala wacana operasi bilangan bulat, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, tetapi sudah tau belom sifat-sifat yang menempel pada empat macam operasi matematika yang abang sebutkan? kalo belom mari kita pelajari sama-sama, baca dengan teliti!

keempat sifat ini juga bahwasanya bahan yang harus dipahami sebelum mempelajari Kelipatan Bilangan. Bagian pertama kita bahas yaitu Cara Menjumlahkan Bilangan Bulat yang disertai dengan sifat-sifat penjumlahan bilangan lingkaran itu sendiri.

1. CARA MENJUMLAHKAN BILANGAN BULAT
a. Penjumlahan dengan alat bantu
Dalam menghitung hasil penjumlahan dua bilangan bulat, sanggup dipakai dengan menggunakan  garis bilangan. Bilangan yang dijumlahkan digambarkan dengan anak panah dengan arah sesuai
dengan bilangan tersebut. Apabila bilangan positif, anak panah menunjuk ke arah kanan. Sebaliknya, apabila bilangan negatif, anak panah menunjuk ke arah kiri.

Contoh :
6 + (-8) = ...

adik niscaya sudah hafal diluar kepala wacana operasi bilangan lingkaran  Memahami Sifat-sifat bilangan bulat

Langkah penyelesaian
  • Gambarlah anak panah dari angka 0 sejauh 6 satuan
    ke kanan hingga pada angka 6.
  • Gambarlah anak panah tadi dari angka 6 sejauh 8
    satuan ke kiri.
  • Hasilnya, 6 + (–8) = –2.
b. Penjumlahan tanpa alat bantu
Penjumlahan pada bilangan yang bernilai kecil sanggup dilakukan dengan proteksi garis bilangan. Namun, untuk bilangan-bilangan yang bernilai besar, hal itu tidak sanggup dilakukan. Oleh alasannya yaitu itu,
kita harus sanggup menjumlahkan bilangan lingkaran tanpa alat bantu.

1) Kedua bilangan bertanda sama
Jika kedua bilangan bertanda sama (keduanya bilangan konkret atau keduanya bilangan negatif), jumlahkan kedua bilangan tersebut. Hasilnya berilah tanda sama dengan tanda kedua bilangan.
Contoh :
a) 125 + 234 = 359
b) –58 + (–72) = –(58 + 72) = –130

2) Kedua bilangan berlawanan tanda
Jika kedua bilangan berlawanan tanda (bilangan konkret dan bilangan negatif), kurangi bilangan yang bernilai lebih besar dengan bilangan yang bernilai lebih kecil tanpa memerhatikan tanda. Hasilnya, berilah tanda sesuai bilangan yang bernilai lebih besar.
Contoh:
a) 75 + (–90) = –(90 – 75) = –15
b) (–63) + 125 = 125 – 63 = 62

2. SIFAT PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT
Sifat-sifat penjumlahan dalam bilangan lingkaran dibagi menjadi 5 macam, diingat dan ditulis di buku ya! alasannya yaitu ini penting.

a. Sifat tertutup
Pada penjumlahan bilangan bulat, selalu menghasilkan bilangan lingkaran juga. Hal ini sanggup dituliskan sebagai berikut.
Untuk setiap bilangan lingkaran adan b, berlaku a+ b= c dengan c juga bilangan bulat
Contoh :
–16 + 25 = 9
–16 dan 25 merupakan bilangan bulat.
9 juga merupakan bilangan bulat

b. Sifat komutatif
Sifat komutatif disebut juga sifat pertukaran. Penjumlahan dua bilangan lingkaran selalu diperoleh hasil yang sama walaupun kedua bilangan tersebut dipertukarkan tempatnya. Hal ini sanggup dituliskan sebagai berikut.
Untuk setiap bilangan lingkaran a dan b, selalu berlaku a+ b= b+ a
Contoh :
(–9) + (–11) = (–11) + (–9) = –20

c. Mempunyai unsur identitas
Bilangan 0 (nol) merupakan unsur identitas pada penjumlahan. Artinya, untuk sebarang bilangan lingkaran apabila ditambah 0 (nol), balasannya yaitu bilangan itu sendiri. Hal ini sanggup dituliskan sebagai berikut.
Untuk sebarang bilangan lingkaran a, selalu berlaku a+ 0 = 0 + a= a

d. Sifat asosiatif
Sifat asosiatif disebut juga sifat pengelompokan. Sifat ini sanggup dituliskan sebagai berikut.
Untuk setiap bilangan lingkaran a, b, dan c, berlaku (a+ b) + c= a+ (b+ c)
Contoh :
(4 + (–5)) + 6 = –1 + 6 = 5
4 + ((–5) + 6) = 4 + 1 = 5
Jadi, (4 + (–5)) + 6 = 4 + ((–5) + 6)

e. Mempunyai invers
Invers suatu bilangan artinya lawan dari bilangan tersebut. Suatu bilangan dikatakan memiliki invers jumlah, apabila hasil penjumlahan bilangan tersebut dengan inversnya (lawannya) merupakan unsur identitas (0 (nol)). Lawan dari aadalah –a, sedangkan lawan dari –a yaitu a. Dengan kata lain, untuk setiap bilangan lingkaran selain nol niscaya memiliki lawan, sedemikian sehingga berlaku
a+ (–a) = (–a) + a= 0
Bagaimana? sudah mengerti? jikalau ada yang dirasa galau silahkan kirimkan komentar dan pertanyaan. :)

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar